Mie gagal produksi

Jadi ceritanya gini,

Di suatu hari yang cerah, Jeni lagi pengen bangetttt ngettt ngett makan mie instant /setiap saat selalu ingin deh kayaknya/ udah kayak ibu-ibu hamil ngidam rujak aja roods! 

Setelah ngebongkar isi satu rumah, akhirnya ketemu juga 1 bungkus mie goreng instant merk ind*mieh. #gaklulussensor #bodoamat. Yaudah akhirnya, masak lanjut makan deh, tapi (…) ya gitu deh👇

“Indomie.

Satu kurang, dua kebanyakan.”

Besoknya, ngidam mie instant lagi, tapi beli yang merk tetangga *lirik* Yaudah di masak deh, tapi.. Tunggu deh, kayak ada yang aneh, kok mienya ombre ??!

kok mienya ombre ???

“Kok  mienya ombre ??!

“Kok mienya ombre ??!”

DAMN! 

Bumbu mienya tumpah!

Bungkus bumbunya kebuka!

Cuma ada minyak!

Pas selesai, mienya ga berasa apa-apa. Pengen muntah cuma ngeliatnya aja. THE END.

Karma sang pecinta mie. /kebanyakan makan mie/

Masa aku harus mengakhiri karirku sebagai pengidam mie instant? :’)

Published by jenari

Hell-o! Tak kenal maka tak sayang, kenalan dulu siapa tau bisa sayang. XD People said, “the best teacher is experience.” And I'm a curious teenager, will change it into a story on my blog. Pencari passion dari berbagai hobi mulai dari belajar, membaca, menulis, main musik, nyanyi, travelling, dan beberapa passion terpendam lainnya. haha. Seorang remaja yang penasaran akan banyak hal. Aku berharap kalian bisa terinspirasi dari setiap tulisan yang ada di blog kecilku ini! Keep in touch with me yang suka nyasar ke instagram: @jenariii and twitter: @jenarilk1

Join the Conversation

8 Comments

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: