Curhat (Thoughts)

Hujan Pertama

Minggu yang sendu
Matahari sedari pagi nampak malu-malu mengeluarkan pesona nya

Sunrise dipagi hari tak kulihat jelas rupanya

Seperti ada maksud dari semua yang tersembunyi

Ku tetap menunggu sang surya

Berharap cucian bisa cepat kering (?)

Dewi Fortuna mendengar harapanku

Akhirnya sang surya menampakkan wujudnya

Ada sinar walau sekelebat saja

Kemudian seperti penjahat

Awan gelap datang mengusir sang surya

Dan hujan pertama pun turun

Seperti drama di mana orang benar selalu menang,

Hujan berhenti membawa bau petrichor pergi

Sang surya pun kembali seolah telah memenangkan pertempuran 

Tapi, seperti perempuan, dia memiliki luka yang membekas.

Karena bagaimanapun itu adalah hujan pertama.

Advertisements

11 thoughts on “Hujan Pertama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s