4 alasan kenapa aku menulis: #30dayswrittingchallenge

Hola!

Beberapa hari terakhir aku agak jarang update tulisan di blog ini karena terganggu sama beberapa hal dalam kehidupan di dunia nyata. Dan kalau lihat kebiasaan hidup sih, di hari Jumat-Sabtu aku jarang update tulisan di blog karena sudah masuk hari Ibadah di jam-jam tertentu jadi malas.

Nah hari ini hari Minggu malam Senin walau hari ini ada kegiatan yang cukup menguras tenaga, tapi ntah kenapa malas vibes semacam tak berlaku seperti hari Jumat dan Sabtu. Jadi aku akan menulis sesuatu malam ini. Hari Jumat kemarin aku baru masuk di kelas menulis dengan tuntutan menulis rutin selama 30 hari. Kelas ini dipimpin oleh Ka Lala si pemilik akun @nabilaghaida. Jadi akan aku utarakan hal-hal apa saja yang akan membuatku bertahan untuk tetap menulis sampai mati. Tsahhhh

1. Menulis adalah Bagian Hidup

Aku berbicara tentang keseharianku. Entah keseharian sebagai anak sekolahan, yang bisa di pastikan tak lepas dari kegiatan ini; menulis. Entah menulis catatan, merangkum, mengerjakan soal, apapun pasti selalu ada menulis yang menjadi bagian dari pembelajaran itu sendiri. Maupun dalam berinteraksi dengan orang lain di media sosial, karena tanpa disadari membaca dan mengetik pesan sedikit banyak memengaruhi gaya bahasa kita dalam kehidupan sehari-hari. Dan gaya tulisanku sendiri masih kubuat seperti sedang chattingan dengan teman di medsos.

2. Menulis membuatku Cerdas

Aku pernah nonton video Kevin Hendrawan yang membahas 5 Hobi yang Bikin Cerdas di mana reading dan blogging termasuk di dalamnya. Which is so damn relateable with me. Aku sedang belajar mengelola sebuah blog di mana aku belajar banyak hal mulai dari konten, desain, coding, sedikit embel-embel IT di dalamnya. Itu semua menambah wawasanku mengenai banyak hal. Aku banyak membaca dari tulisan-tulisan orang mengenai blogging untuk kuterapkan pada blogku. Aku mendapat pelajaran dari sana, namun aku tetap terus belajar.

3. Menulis memang hobiku

Untuk menjadi penulis sukses, tentu kita harus menyukai dunia tulis-menulis. Aku ini tipikal anak jaman sekarang yang suka ikut trend. Jaman dulu trend menulisku itu menggunakan buku harian atau diary dengan binder atau buku bergembok lucu nan menggemaskan. Nah jaman sekarang trend menulis ala diary atau buku harian itu diganti menggunakan BUJO atau Bullet Journal yang modelnya kalau bisa se-simple mungkin seperti cover hitam kertas putih polos. Dari kertas polos, kita isi dengan tulisan kita dan kita bangun unsur estetika menulis itu sendiri. Misalnya dengan menghias jurnal tadi sehingga lebih good looking. #tutorial

Dan hobi bukan berarti prioritas. Masih tetap ada hal-hal lain yang harus aku lakukan, namun sebisa mungkin akan kuluangkan waktu untuk berpikir sejenak mencari ide dan menuangkannya langsung dalam sebuah tulisan. Karena saya pun ingin belajar lebih konsisten di dalam menulis yang jujur masih sering bolong-bolong.

4. Menulis untuk mengubah sudut pandang

Salah satu goals yang ingin kucapai dengan mengikuti challenge ini adalah saya ingin belajar mengubah sudut pandang dalam berpikir, memandang suatu hal, dan dalam menulis. Terdengar sok ide? Memang. Tapi itulah suatu kebanggaan tersendiri apabila tulisan kita bisa di rasakan dari sudut pandang yang berbeda. Berharap bisa menukis dari sudut pandangnya seekor semut.

Semoga challenge ini bisa saya lakukan dengan baik sehingga saya bisa menumbuhkan kebiasaan menulis hal-hal yang baik sejak dini.

Published by jenari

Hell-o! Tak kenal maka tak sayang, kenalan dulu siapa tau bisa sayang. XD People said, “the best teacher is experience.” And I'm a curious teenager, will change it into a story on my blog. Pencari passion dari berbagai hobi mulai dari belajar, membaca, menulis, main musik, nyanyi, travelling, dan beberapa passion terpendam lainnya. haha. Seorang remaja yang penasaran akan banyak hal. Aku berharap kalian bisa terinspirasi dari setiap tulisan yang ada di blog kecilku ini! Keep in touch with me yang suka nyasar ke instagram: @jenariii and twitter: @jenarilk1

Join the Conversation

15 Comments

  1. Semangat untuk semua para penulis. Banyak ilmu yang lepas berkeliaran karena tidak semua orang mampu mengikatnya dengan tulisan. Kita yang telah terlanjur terjun jangan terlalu cepat menyerah.. nikmati segala sendi keindahan dari menulis.

    Liked by 1 person

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: