Kapan Waktu Terbaik untuk Menulis?

Pertanyaan ini adalah topik dari #30dayswrittingchallenge beratus-ratus hari yang lalu hehe. Di mana aku sendiri bingung untuk menjawabnya. Karena aku masih proses membangun kebiasaan yang ngomong-ngomong belum bisa rutin layaknya seorang pro. Hehe. Maafkan.

:‘)

Sebenarnya ada beberapa kondisi untuk diriku bisa menulis, yaitu:

1.Ketika lagi ga mood dengan kehidupan nyata

Nah ini yang paling sering jadi the most reason why tulisan ‹puisi patah hati› milikku muncul di timeline kalian hehe. Atau curhatanku yang tidak jelas mungkin juga ya salah duanya karena kehidupan nyata sedang di luar imajinasiku sebagai seorang dreamer kelas paling muluk sejagat raya. 🙂

2. Kalo ga males

Suasana cozy dan nyaman ga menjamin seorang Jenari bisa produktif dalam menulis. Kalau lagi males ya males aja gitu. Biasanya pembangun kerajinan dan pelawan malasku itu adalah Buku Agenda Jurnalku. Journal milikku bisa diandalkan untuk mengingatkan ide-ideku yang sudah sempat kutulis di journal untuk ditulis dan diposting di mana pun—entah di blog, bullet journal, sekedar status di media sosial— Kenapa? Aku kenal Journal dari bule. Dan ini bikin otakku keinget sifat mereka yang rajin-rajin. Suka buat aku mikir kalo mereka aja yang cuka makan roti yang karbohidratnya sedikit bisa produktif dan on time plus kreatif masa eug yang orang Indonesia yang makannya nasi 4 dehat 5 sempurna yang kaya akan karbohidrat dan vitamin bisa kalah sama doi, ye gak?

3. Mood untuk menjadi blogger sejati kumat

Apa coba ini. Duh. Tapi ga salah juga sih hehe. Kalau aku buka artikel-artikel keren dari blogger yang exactly insanely keren juga, apalagi kalau ada pesan moral nan memotivasi yang memberikan efek kepada pembacanya, duh.. Otak ini langsung bersaksi dengan saraf neuron dan dendrit sehingga menimbulkan pikiran yang entah baik atau ga tau diri seperti

Tuh Jen, dia aja bisa loh jadi influencer padahal masih muda. Hidupnya keknya produktif bet yak. Ayo create something Jen!—walau skill seadanya—

Jleb.

4. When teringat jadwal blogwalking-nya Obrolin

Aku gabung dalam Komunitas Obrolin ada jadwal blogwalking yang duh ga tau lagi ‘mereka‘ itu memberikan banyak inspirasi, ilmu, dan tutorial bagaimana cara mem-bully jomblo /eh/ 🤔😳 Hmm sepertinya aku harus buat tulisan tentang Obrolin.

Pokoknya, kalau ada jadwal blogwalking, rasanya aku mau masukin tulisanku juga gitu lho, cuma ya kendati demikian kurasa tulisanku kurang memadai untuk dilirik orang. Tapi ingin nulis kayak orang namun naas selalu berakhir di draft 🙃 Ini mirip dengan apa yang ditulis di alasan nomor 3. 😜

5. Ada seseorang yang request tulisan

Rasanya ada motivasi tersendiri aja gitu kalau ada yang request minta dibuatin tulisan. Kepuasan tersendiri.

Hmm.. Kalau dipikir lagi dari sekian banyak hobi yang digeluti, cuma menulis dan main gitar yang kalau orang request aku ga pusing. Lancar aia gitu. Aku ada hobi drawing masih baru, awal suka di tahun 2017 ini. Kalau ada yang request gambar, aku masih belum sanggup dan watir sendiri hehe. Oh! Aku suka editing manipulasi dari fotografi. Itu juga kalau orang request asal bisa kooperatif aku bisa buatkan, tapi memang agak ribet dan harus penuh niat 🙂

Nah itu dia 5 waktu yang kupilih untuk menulis. Kalau kamu, kapan mood kamu ada untuk menulis ? Ketika lihat aku kah atau ketika lagi makan cokelat? Share in comment section below!

Luv, jenari💗

🤗

Xx.

Published by jenari

Hell-o! Tak kenal maka tak sayang, kenalan dulu siapa tau bisa sayang. XD People said, “the best teacher is experience.” And I'm a curious teenager, will change it into a story on my blog. Pencari passion dari berbagai hobi mulai dari belajar, membaca, menulis, main musik, nyanyi, travelling, dan beberapa passion terpendam lainnya. haha. Seorang remaja yang penasaran akan banyak hal. Aku berharap kalian bisa terinspirasi dari setiap tulisan yang ada di blog kecilku ini! Keep in touch with me yang suka nyasar ke instagram: @jenariii and twitter: @jenarilk1

Join the Conversation

20 Comments

  1. Duh saya dah biasa sekitar setahun belakangan nulis tiap hari. Nggak panjang-panjang seperti 2000-an,kata lagi, paling sekitar 500-1000 kata saja.

    Tapi dulu sebelum nulis tiap hari saya biasa nulis di jam 21-24 malam atau di jam 18-21 malam. Rutin berdasarkan waktu dan bukan masalah mood atau sebagiannya. 😀

    Liked by 1 person

  2. Seadanya ide pasti langsung ditulis sih, takut lenyap begitu saja. Mumpung ada roda kata yang berputar, sebisa mungkin segera digerakkan (Ngomong apa si). 😀

    Liked by 1 person

  3. Nomor satu itu aku banget 😦 kalau lagi ga mood, kalau lagi mau curhat ahh.. Nulis emng obatnya ahaha

    Anyway aku gabisa nulis kalaj tulisan tsb pesanan teman :”) spt tidak dari hati huhuhu kapan kapan bikin artikel tips and trickkknya dongg jee💓💓

    Liked by 1 person

    1. Iyaa setuju.. Apalagi kalau………. Patah hati. Hmmm uneg-uneg rasanya ingin dikeluarkan se-se-sekeluarnya sampe lega 😂😆

      Tips and trick apa nih ka? Nulis buat pesanan orang atauuuu bikin dia sadar kalau kamu selalu ada untuknya? *eh apa ini 😂

      Liked by 1 person

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: