Ngomongin Mimpi

Ini judul beneran ya, anti klikbait klikbait club (aku suka banget nulis anti-anti things idk why)

Jadi semalem tuh tidur jam setengah 10 malam a.k.a 9:30 pm selesai belajar Biologi. Jangan tanya kenapa belajar padahal libur, lagi suka dan masuk ke summer things to do, it’s just a routine. Selesai belajar, langsung tepar dan tidur tanpa ngelirik rangkuman si plastida yang belum selesai.

Tidur, tidur, tidur..

Pukul 05:30 kebangun dan lanjut tidur plus dapet mimpi. Gatau kenapa, aku kalau mimpi tuh di kasih di jam-jam akhir waktu bangun. Aku jarang banget mimpi di waktu malam/tengah malam/subuh. Aku sih bersyukur aja, soalnya kebanyakan tuh mimpi di malam hari lebih menyeramkan daripada di pagi hari wkwk dan kalau tidur siang jarang mimpi. Oke cukup ngomongin waktu kapan jenari dapat minpi.

Nah mimpi ini masih membekas sampai sekarang aku nulis ini.

Ceritanya aku nyasar di Korea sebagai turis asing gitu soalnya di situ aku ngomong pake bahasa Inggris. Dan latarnya itu di sekolah tepatnya berada di dalam kelas anak-anak kecil. Trus ada gurunya juga di sana lagi ngajar para bocah ini. Nah, guru ini ngajarnya cepet banget gila! Dia nulis materi sambil ngomong gitu, wuaduh para bocah mana sanggup ngikutin guru secepat itu. Di Indonesia aja kita belajar dibagi-bagi waktunya, kapan waktu nulis, kapan waktunya mendengar penjelasan, dan ngerjain soal, lha ini guru everything at once. Aku pribadi suka banget sama guru yang kalo ngajar tuh ga ngebiarin muridnya nulis sama sekali sementara dia menjelaskan. Itu tuh bikin murid lebih memperhatikan dan bikin lebih paham.

Trus di sana juga ada seorang bapak, kayaknya orang tua murid kayaknya nemenin anaknya yang menarik perhatianku. Dia tuh melihat anaknya kayak jengkel dan marah karena merasa anaknya bodoh banget, boro-boro ngikutin kelas dan materinya, nyalin tulisan gurunya aja ga selesai. Aku jadi iba gitu kan, apalagi anaknya gemes banget.

Trus aku lihatin lagi gurunya, dia nulis soal sebanyak 69 nomor (gatau ya kenapa angkanya segitu) plus cara dengan kilat abis itu langsung dihapus lagi secepat badai berlalu ketika bel pulang berbunyi. Wagelaseh, aku kesel dong ya walau di mimpi. Langsung aku tegur gurunya dan anehnya aku mimpi itu ngomong pake bahasa Inggris tapi mikir pake bahasa ibu kira-kira gini,”Hey sir, you teached them so fast. They even didn’t follow your class at all.” (Artinya: Hei, Pak, kamu mengajar mereka dengan sangat cepat. Mereka bahkan ga bisa ngikutin kelasmu sama sekali).
Si guru cuma melototin aku doang, siyal. Aku lanjutin deh ngomelnya, “You teached them like crazy.” (Artinya: Kamu ngajar mereka kayak orang gila). Trus aku ngasih tatapan membunuh ke dia dan melihat ke papan tulis, seolah tatapanku kayak bisa ngomong juga, kira-kira begini pesannya,”You errase all your writtings directly after class without let ’em try to copy. You need to come to Indonesia, we don’t do things like what you did, teach them like crazy won’t make them smarter.” (Artinya: Kamu hapus semua tulisan-tulisanmu langsung setelah kelas tanpa biarin mereka nyalin. Kamu perlu dateng ke Indo deh, kami ga melakukan apa yang kamu lakukan, ngajar mereka dengan keras/gila ga akan bikin mereka lebih pintar).

Abis itu ga tau gimana tiba-tiba tulisannya ada lagi di sana, ada tombol super kali ya wkwk. Terus aku melihat bapak dan anak itu lagi, aku natap mereka dengan penuh arti seolah ada pesan yang tersirat kayak gini, “It’s not your son’s fault. The teacher is crazy, he teached your son so fast. Your son it’s only a child not superhero, he doesn’t deserves this at all.” (artinya: itu bukan kesalahan putramu. Gurunya orang gila. Dia mengajar dengan sangat cepat. Putramu hanyalah seorang anak kecil bukan pahlawan super, dia ga berhak mendapatkan ini sama sekali.) Trus akhirnya air muka si Bapak jadi lebih tenang dan melihat anaknya maklum. Senangnya..

Abis itu aku dibangunin mama karena kesiangan.

Banyak banget hal yang bisa diambil dari mimpi itu, personally karena aku yang mimpi. Tapi ga bisa kumasukin sekarang karena aku ingin tulisan ini terbit sebelum hari berganti.
Jadi, apa mimpimu tadi malam? Share di kolom komentar ya!

Luv, jenari

Let’s be friends!
Instagram | Twitter | Bookstagram

Advertisements

16 thoughts on “Ngomongin Mimpi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s