ENGLISH ESCAPE SQUARE

Di tulisan kali ini, aku mau bahas tentang satu apa ya namanya… Hmz.. Satu hal? Satu komunitas? Satu kegiatan? Idk yet how to call this.

Ku Cuma mau storytime aja seh.

Jadi bulan November 2018 lalu, aku berniat untuk join di satu square bimbel online, sehingga memaksaku beralih dari Line Lite ke Line Normal. Karena aku tidak bisa membuka fitur square atau bahkan untuk sekadar buka linimasa di Line Lite pun tak bisa.

Singkat cerita aku berhasil join di square bimbel yang aku butuhkan. Kemudian aku berselancar di fitur square, ku menemukan banyak sekali square-square yang lain dari berbagai kategori. uWoW. “Asik nih,” pikirku saat itu.

Karena penasaran dan iseng, akhirnya ku mencoba masuk ke beberapa square, asyique berasa jadi nax gaol.

TAPI EH TAPI dari sekian banyak square yang aku santroni, kebanyakan isinya ga jelas dan agak toxic buat aku jadi aku keluar dari hampir semua square, tapi ada satu square yang jadi kesayanganku sekaliii..

Nama square-nya saat itu English Escape. Adminnya baik nan ramah-ramah. Asyique-lah pokok e.

Pada  dasarnya square tersebut tujuannya untuk jadi wadah bagi orang-orang yang (gabut) ingin chatting tapi menggunakan Bahasa Inggris. Kedengaran keren kan…………..? HAHAHA.

I ENJOYED EVERY SINGLE TIME WHEN WE WERE CHATTING.

Aku dapat kesempatan buat jadi co-admin di sana, sungguh sebuah anugrah WKWKWK #lebay. Funnest thing is we have our own group for admin and co-admin, di mana kita bisa chatting tidak hanya dalam bahasa Inggris, boleh pakai Bahasa Indonesia atau Bahasa Spanyol juga boleh ehe. RIP ENGLISH juga berlaku di grup para admin hehehe.

Tapi beberapa bulan kemudian, owner EE (baca: i-i) memutuskan buat hapus square tersebut, agak sedih sih. Tapi ya alasannya emang patut dipertimbangkan. Tapi aku tidak akan spill di sini. Hehehe.

Para admin dari EE square tetap berhubungan baik kecuali Ka Wen yang ga tau di mana rimbanya. L

Oh ya, adminnya selain aku itu ada Kak Jula (owner), Kak Femmy, Kak Gustah, Kak Tuti, Mas Ibnu, Kiky, dan Kak Wen. Arrghh it’s very nostalgic cause it was a great time and I had so much fun there!

Media sosial bukan lagi hanya sekadar dunia maya, it becomes real somehow.

Published by jenari

Hell-o! Tak kenal maka tak sayang, kenalan dulu siapa tau bisa sayang. XD People said, “the best teacher is experience.” And I'm a curious teenager, will change it into a story on my blog. Pencari passion dari berbagai hobi mulai dari belajar, membaca, menulis, main musik, nyanyi, travelling, dan beberapa passion terpendam lainnya. haha. Seorang remaja yang penasaran akan banyak hal. Aku berharap kalian bisa terinspirasi dari setiap tulisan yang ada di blog kecilku ini! Keep in touch with me yang suka nyasar ke instagram: @jenariii and twitter: @jenarilk1

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: